Pages

"Wahai Tuhan kami, anugerahkan kepada kami pasangan-pasangan dan zuriat keturunan kami, perkara-perkara yang menyukakan hati melihatnya, dan jadikanlah kami imam / ikutan bagi orang-orang yang bertaqwa. Ya Allah.... Jadikanlah pasangan kami... Pembantu kami dalam melakukan ketaatan kepada-Mu... Kekalkanlah kasih sayang kami hingga ke syurga-Mu... Tunjukilah kami jalan keluar .... Terhadap masalah-masalah yang kami hadapi ....

Hanya kepadaMu tempat kami mengadu ... Engkau Maha Berkuasa membuka hati-hati manusia... Jadikanlah anak-anak kami zuriat yang soleh... Lembutkanlah hati-hati mereka ... Masukkanlah Nuur HidayahMu ke dalam hati mereka... Ya Allah , Ampunilah dosa kami di atas kelalaian kami dalam mendidik mereka mengenali-Mu... Jauhkanlah mereka daripada pengaruh-pengaruh... Yang merosakkan akhlak dan aqidah mereka... Jauhkanlah mereka daripada kawan-kawan yang jahat ... Kurniakanlah kami kekuatan untuk terus menasihati dan mendoakan mereka ... Jadikanlah mereka zuriat yang sentiasa menunaikan solat ... Jadikanlah mereka zuriat yang sentiasa ringan melakukan ketaatan kepada-Mu ... Jadikanlah mereka zuriat yang sentiasa mendoakan kami ketika kami berada di dalam kubur...."

aurat

aurat
Showing posts with label Sunnah Nabi. Show all posts
Showing posts with label Sunnah Nabi. Show all posts

Thursday, June 21, 2018

Sayyidina Ali bin Abi Talib telah berkata:

Simpan rahsiamu berdua saja:
1. Dirimu
2. Allah SWT
Jagalah di dunia ini dua keredhaan:
1. Ibumu
2. Bapamu
Mohonlah bantuan ketika susah dengan dua hal:
1. Sabar
2. Solat
Jangan risau dua hal ini:
1. Rezeki
2. Ajal
Kerana keduanya berada di bawah kekuasaan Allah SWT
Dua hal yg tak perlu diingati selamanya:
1. Kebaikanmu terhadap orang lain.
2. Kesalahan orang lain terhadapmu.
Dua hal yang jangan dilupakan selamanya:
1. Allah SWT
2. Alam Akhirat
Selalu dekat dengan 4 orang ini:
1. Ibumu.
2. Ayahmu.
3. Saudara lelakimu.
4. Saudara perempuanmu.
Empat orang ini janganlah kamu kasar kepada mereka:
1. Yatim
2. Miskin
3. Fakir
4. Orang Sakit
Empat hal yang memperindah dirimu :
1. Sabar
2. Tabah
3. Tinggi ilmu
4. Dermawan
Empat orang yang hendaknya kamu dekati:
1. Orang yg Ikhlas
2. Orang yg setia
3. Orang yg dermawan
4. Orang yg jujur
Empat orang yg hendaknya jangan kamu jadikan teman:
1. Tukang bohong
2. Tukang curi/rasuah
3. Tukang hasut
4. Tukang adu domba
Empat orang ini jangan sampai kamu tahan kedermawanmu terhadap mereka:
1. Isterimu
2. Anak2mu
3. Keluargamu
4. Sahabatmu
Empat hal yang hendaknya kamu kurangi:
1. Makan
2. Tidur
3. Malas
4. Bicara berlebih2an/gosip
Empat hal yang jangan kamu putus :
1. Solat.
2. Qur'an.
3. Zikir.
4. Silaturrahim
Kirimkan artikel ini kepada orang yang anda sayangi ✋
SANTAI DAKWAH

Sunday, October 20, 2013

Sunnah Sunnah Yang Mulai Ditinggalkan Kita

Pertama, me-ruqyah diri sendiri dan keluarga

Menurut Aisyah, ‘Rasulullah meniupkan badannya dengan bacaan al-muawwidzat (surat al-Falaq dan surat an-Nas) di saat sakit yang membawanya kepada kematian. Ketika sakitnya makin parah, aku sendiri yang meniupkan ke tubuhnya dengan bacaan tersebut, dan aku mengusapkan badannya dengan tangan beliau sendiri untuk mendapatkan keberkahan’ (Hadits, riwayat Bukhari)

Kedua, berdoa ketika memakai pakaian baru

Menurut Said al-Khudri, ‘Jika Rasulullah mendapatkan pakaian baru, maka beliau memberi nama terhadap pakaian tersebut, apakah pakaian itu berupa ‘imamah (sorban yang melilit di kepala), baju, atau selendang. Lalu beliau berkata, ‘Ya Allah, segala puji untuk-Mu. Engkau-lah yang memakaikan aku dengan pakaian ini. Aku memohon kepada-Mu kebaikan pakaian ini dan kebaikan dari tujuan pembuatannya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan pakaian ini dan keburukan dari tujuan pembuatannya’ (Hadits, riwayat Abu Dawud dan at-Tirmidzi)

Ketiga, mengucapkan salam kepada semua orang Islam termasuk anak kecil

Menurut riwayat Abdullah bin Amr, ada seorang lelaki yang bertanya kepada Rasulullah tentang ajaran Islam yang paling baik. Rasulullah menjawab, ‘Engkau memberi makan kepada orang lain, membacakan salam kepada orang yang engkau kenal maupun yang tidak engkau kenal’ (Hadits, riwayat Muslim)

Menurut riwayat Anas, Rasulullah melewati sekelompok anak kecil, lalu beliau mengucapkan salam kepada mereka (Hadits, riwayat Muslim)

Keempat, berwudhu sebelum mandi janabah (mandi hadats besar)

Menurut riwayat Aisyah, jika Rasulullah mandi janabah, beliau memulainya dengan mencuci tangannya, lalu berwudhu, lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu dengan jari-jarinya itu beliau menyela-nyela pangkal rambutnya, lalu menyiramkan air ke atas kepalanya, lalu menyiramkannya ke seluruh kulitnya (Hadits, riwayat Bukhari)

Kelima, mengucapkan amin dengan keras di belakang imam

Menurut riwayat Abu Hurayrah, Rasulullah bersabda, ‘Jika imam mengucapkan amin, maka kalian ucapkan juga amin. Barangsiapa yang ucapan amin-nya bersamaan dengan ucapan amin malaikat, maka dosanya yang lalu diampuni Allah’ (Hadits, riwayat Bukhari dan Muslim).

Para generasi salaf (terdahulu) terbiasa mengeraskan suara amin mereka sampai-sampai masjid menjadi bergema.

Keenam, mengeraskan zikir setelah shalat

Dalam kitab Shahih dinyatakan bahwa orang-orang mengeraskan suara mereka dengan zikir setelah selesai shalat, dan kebiasaan ini sudah terjadi pada zaman Rasulullah.

Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah berkata, ‘Dianjurkan mengeraskan bacaan tasbih, tahmid, dan takbir setelah selesai shalat’.

Ini adalah sunnah yang terputus (ditinggalkan) pada kebanyakan masjid setelah imam mengucapkan salam, karena para jamaah shalat tidak mengeraskan membaca zikir-zikir yang telah dicontohkan Rasulullah.

Ketujuh, membuat sutrah (pembatas) ketika shalat

Menurut riwayat Abu Said al-Khudri, Rasulullah bersabda, ‘Jika kalian shalat, hendaknya ia shalat menghadap sutrah (pembatas) dan mendekat kepadanya. Jangan biarkan seorangpun melintasi pembatas itu. Jika ada yang melintasi, maka tolaklah ia, karena sesungguhnya ia adalah syetan’ (Hadits, riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Menurut riwayat Abdullah bin Umar, Rasulullah mendirikan jariyah (budak)-nya, lalu shalat menghadapinya’ (Hadits, riwayat Bukhari)

Kedelapan, mengikuti (menjawab) azan mu’azin

Abdullah bin Amr mendengar bahwa Rasulullah bersabda, ‘Jika kalian mendengar suara muazin mengumandangkan azan, maka katakanlah seperti yang ia katakan, lalu (setelah selesai azan) ucapkan shalawat kepadaku, karena barangsiapa yang mengucapkan satu kali shalawat kepadaku maka Allah akan ber-shalawat kepadanya sebanyak 10 kali. Setelah itu, mintalah kepada Allah untukku al-wasilah, karena itu adalah suatu tempat di surga yang tidak akan diberikan kecuali kepada hamba Allah. Dan aku berharap akulah orang yang mendapatkannya. Barangsiapa yang memintakan untukku al-wasilah, maka ia berhak mendapatkan syafaatku’ (Hadits, riwayat Muslim)

Kesembilan, berlomba-lomba dalam mengumandangkan azan, bersegera menuju shalat, dan berada di shaf (barisan) paling depan

Menurut riwayat Abu Hurayrah, Rasulullah bersabda, ‘Seandainya manusia tahu keutamaan mengumandangkan azan dan berada di shaf terdepan, lalu mereka tidak mendapatkan peluang itu kecuali dengan melakukan undian, niscaya mereka akan melakukan undian itu. Seandainya manusia tahu tentang keutamaan bersegera menuju shalat di masjid, niscaya mereka akan saling berlomba-lomba. Seandainya manusia tahu tentang keutamaan shalat Isya dan Shubuh berjamaah di masjid, niscaya mereka mendatanginya meskipun dengan cara merangkak’ (Hadits, riwayat Bukhari dan Muslim)

Kesepuluh, mengibaskan tempat tidur ketika akan tidur

Menurut riwayat Abu Hurayrah, Rasulullah bersabda, ‘Jika kalian mendatangi tempat tidur, hendaknya ia mengambil bagian dalam (ujung) sarungnya lalu mengibaskan tempat tidurnya dengan sarung itu, kemudian menyebut nama Allah, karena tak seorangpun tahu apa yang terjadi setelah ia meninggalkan tempat tidurnya. Jika ia berbaring, hendaknya ia berbaring dengan sisi kanan sambil berkata, ‘Maha Suci Engkau wahai Tuhanku. Dengan-Mu aku baringkan dan aku angkat pinggangku. Jika Engkau menahan nyawaku (ketika tidur) maka ampunilah aku. Jika engkau melepaskan nyawaku (yaitu bangun tidur) maka jagalah nyawaku dengan apa yang telah Engkau jaga terhadap hamba-hamba-Mu yang shalih’ (Hadits, riwayat Muslim)

Kesebelas, segera tidur malam (tidak begadang)

Jika ada keperluan penting, seperti mempelajari ilmu, mengobati orang sakit, dan sebagainya, maka dibolehkan tidak segera tidur malam. Dalam kitab Shahih Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah tidak menyukai tidur sebelum melakukan shalat Isya dan tidak menyukai banyak mengobrol (begadang) sesudah melakukan shalat Isya.

Diterjemahkan dari:

Abdul Malik al-Qasim, Durus al-Am, (Riyadh: Dar al-Qasim, 2000).

About these ads

Bagikan Ini Lewat:
Facebook65
Twitter1
Surat elektronik
Cetak
Digg
Like this:
Kaitkata:amin, azan, begadang, doa, hadits, ibnu taymiyyah, imam, mandi hadats besar, ruqyah, salam, shalat, sutrah, tidur, wudhu, zikir

Wednesday, September 18, 2013

Nak ikut Amalan siapa | Amalan Nabi vs Amalan Syaitan

Hadis Rasullulah - "Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam Perkara-Perkara Besar, maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutnya dalam Perkara-Perkara Kecil."

Di antara 'Perkara-perkara kecil' yang telah dijadikan ikutan oleh kebanyakan dari kita (Islam).

1. Kita diajar dalam buku biologi, buku pemakanan (kajian dan terbitan para kafir ni) bahawa kalau nak dapat vitamin B dan kalau nak tambah darah kita kena makan hati haiwan dan hati ayam.

tetapi sebenarnya Nabi kita tidak menggalakkan pemakanan organ dalaman. Sebenarnya makan hati ayam dapat melembabkan otak kita sbb hati merupakan organ dimana semua toksin akan dikumpulkan dan dineutralkan.

So kepekatan toksin adalah tinggi di hati ayam. makanlah kita toksin tersebut serta bengaplah otak kita umat Islam sebab percaya buku sains keluaran "mereka" ini.


2. Kita diajar dalam sains bahawa KOPI tidak bagus untuk kesihatan. Namun sebenarnya kopi adalah antara minuman kegemaran Nabi kita selain susu dan madu. Cuba tengok Yahudi, mereka minum kopi, Starbuck. Profesor di UK yang Yahudi semua ada segelas kopi dit tangan mereka.

3. Kita diajar memakan KAMBING tinggi kolesterol, namun kambing juga adalah makanan Nabi kita. Seolah-olah buku sains ni nak merendahkan pemakanan Nabi kita. Sebenarnya daging kambing adalah daging Paling kurang kolesterol.

4. Kita diajar bahawa makan McDonalds adalah bagus, namun sebenarnya McDonalds adalah makanan yang sangat TINGGI MSG dan kolesterolnya dan paling banyak lemak tepu trans.

5."Mereka" juga menggalakkan kita minum dan makan makanan yang langsung tak berkhasiat, contohnya Coke dan Maggi. Coke tu sangatlah beracun, pastu sangat tidak bagus untuk kesihatan (gula tinggi, berasid, pH dalam lingkungan 3.5, ada racun tersembunyi). Dan para Melayu @ Islam kita juga yang ketagih minum.

6. Untuk pengetahuan, "mereka" ni gak mengwar-warkan kebaikan minum SOYA (sebab USA merupakan pengeluar soya terbesar), namun sebenarnya soya dapat melemahkan kejantanan lelaki dan mengurangkan kesuburan lelaki dan perempuan. selain itu juga soya dapat meningkatkan risiko kanser payudara, kanser ovari, kanser prostat, serta melemahkan otak dan tulang SEBAB dalam soya ada hormon estrogen yang sama dgn estrogen kat wanita. pastu soya ada phytic acd yang membuatkan penyerapan kalsium, magnesium dan zinc yang penting untuk badan kita terjejas.

Firman Allah:
Wahai sekalian manusia! Makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal lagi baik dan janganlah kamu ikut jejak langkah Syaitan kerana sesungguhnya Syaitan itu ialah musuh yang terang nyata bagi kamu. (Al-Baqarah, 168)

Dan makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepada kamu, iaitu yang halal lagi baik dan bertakwalah kepada Allah yang kepadaNya sahaja kamu beriman. (Al-Maidah, 88)

Oleh itu, makanlah (wahai orang-orang yang beriman) dari apa yang telah dikurniakan Allah kepada kamu dari benda-benda yang halal lagi baik dan bersyukurlah akan nikmat Allah, jika benar kamu hanya menyembahNya semata-mata.(an-Nahlu, 114)

Saturday, August 4, 2012

Romantik Itu Sunnah Rasulullah S.a.w


Sebut saja romantik, anak muda mula tertarik hati. Mungkin yang diketahui romantik sesama ‘couple’…No..No..No..ini romantik sesama pasangan suami isteri.. Apa lagi…Jom ramai-ramai kita pakat kahwin. Isy..Isy..best oo kahwin…kalau tak percaya..cubalah kahwin <img src=http://virtualfriends.net/smiley/1.gif _cke_saved_src=http://virtualfriends.net/smiley/1.gif _cke_saved_src=http://virtualfriends.net/smiley/1.gif> .

Rasulullah SAW adalah gedung segala sifat-sifat kesempurnaan yang sukar dicari tandingannya. Allah membimbing baginda dengan didikan-Nya yang terbaik. Sehingga Allah berfirman kepada baginda seraya memuji baginda di dalam surah al-Qalam ayat 4 bermaksud : “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”.


Sifat-sifat yang sempurna inlah yang membuat jiwa manusia merasa dekat dengan Rasulullah SAW. Membuatkan hati mereka mencintai baginda. Menmpatkan baginda sebagai tumpuan hati. Bahkan berapa ramai yang dahulunya bersikap keras dengan Nabi SAW berubah menjadi lembut dan akhirnya masuk Islam setelah terpanah kemuliaan akhlak dan budinya baginda Nabi SAW.

Kemuliaan ini bukan sekadar lakonan di hadapan manusia. Namun dibuktikan oleh insan pendamping baginda. Meneliti satu persatu perbuatan, pertuturan dan lenggok gayanya. Mereka ialah serikandi rumahtangga baginda Nabi SAW. Sehinggakan kemuliaan akhlak seorang suami bernama Muhammad bin Abdullah tidak dapat digambarkan oleh Aisyah RA, lalu menisbahkan akhlaknya dengan akhlak kitab suci al-Quran.

Walaupun Rasulullah seorang panglima perang, pemimpin tertinggi umat Islam, namun di sisinya terdapat nilai kasih sayang dan jalan kisah yang cukup romantis antara baginda dan isteri-isterinya. Namun berapa banyak sunnah ini dilupakan lalu suami masakini menggambarkan dirinya bagaikan pemegang kuasa keluarga yang perlu sentiasa kelihatan bengis dan penuh egois.

Siapalah kita berbanding Rasulullah SAW yang jauh kedudukannya lebih mulia dari segala manusia. Namun atas tawaduk dan romantisnya baginda membuatkan umat yang membaca kisah cinta baginda bersama isterinya seolah sedang menghayati novel cinta romantik.

Diberitakan bahawa Rasulullah pernah bermandi air cinta bersama isterinya. Dalam Sahih Bukhari diriwayatkan bahawa Aisyah berkata bahawa :“Aku sering mandi bersama Nabi Muhammad dari satu bekas air yang disebut al-faraq.”Perbuatan Nabi mandi bersama Aisyah tanpa sebarang tabir penghalang menunjukkan ianya satu sunnah. Terutamanya setelah melakukan hubungan intim sesama pasangan.



Romantik gaya Rasulullah SAW boleh diteladani. Walaupun hidup suami isteri masa kini sentiasa disibukkan dengan pekerjaan. Kita juga boleh mengambil sunnah-sunnah romantik Rasulullah SAW bermula dari sebelum keluar bekerja.

Sebagai contoh menghantar isteri ketika hendak keluar rumah seperti yang dilakukan oleh Nabi SAW kepada isterinya Shafiyyah binti Huyay sehinggakan Nabi SAW berkata“Jangan terburu-buru hingga aku mengiringimu (menemani sampai ke pintu)”. Hadis Bukhari dan Muslim. Bahkan Nabi SAW turut membantu isterinya menaiki kenderaan. Di dalam Sahih Bukhari dan Muslim menceritakan bahawa “Nabi Muhammad SAW duduk di sisi unta baginda. Kemudian baginda menekukkan lututnya. Lalu isteri baginda Shafiyyah meletakkan kakinya di atas lutut Nabi Muhammad SAW hingga naik atas unta”.Bukankah ini sesuai dipraktikkan dengan membuka pintu kepada isteri seperti zaman memikat isteri dahulu. Ataupun sekali sekala membonceng isteri di belakang seperti dalam riwayat Bukhari yang menyatakan Anas bin Malik menceritakan bahawa ketika pulang dari perang Khaibar salah seorang isteri Rasulullah membonceng di belakangnya.

Apabila waktu cuti hujung minggu atau di malam hari, bawalah isteri bersiar-siar. Ini bukanlah sekadar tips dari seorang pakar motivasi. Namun ianya merupakan suatu sunnah romantis Nabi SAW bersama isterinya. Diberitakan dalam Sahih Bukhari dan Muslim bahawa“Rasulullah apabila datang waktu malam, baginda berjalan bersama Aisyah dan berbincang-bincang dengannya”.Malah apabila baginda ingin keluar baginda akan mengundi siapa yang akan menemaninya untuk keluar bersama. Malah Rasulullah juga membawa Aisyah untuk makan bersama di luar. Sehinggakan suatu ketika Nabi pernah menolak pelawaan jirannya yang berbangsa Parsi untuk makan di rumah mereka sekiranya isterinya Aisyah RA tidak turut diundang bersama. (Hadis riwayat Muslim) Untuk menambahkan romantis terhadap isteri, disarankan suami menyuap sendiri makanan ke mulut isterinya. Sepertimana dalam sahih Bukhari dan Muslim sabda Nabi SAW : “Sesungguhnya apapun yang kamu nafkahkan, maka hal itu adalah sedekah hingga suapan yang kamu suapkan ke mulut isterimu.”Walaupun hadis ini berkisar tentang pemberian nafkah, namun bukankah menjalin ikatan romantik antara suami isteri itu satu tuntutan.

Romantik sesama suami isteri ini semakin malu untuk diamalkan. Mungkin bagi yang sudah lama berkahwin akan bertambah rasa jelik bermadu kasih dengan isterinya. Namun jika diteliti, sebenarnya sikap romantis ini adalah datang dari Nabi SAW. Sayang apabila kita lebih malu mengamalkan sunnah romantis sesudah berkahwin sedangkan kita tanpa segan silu melakukannya sebelum ianya dihalalkan.

Sebenarnya, gambaran seorang suami yang garang dan bengis bukanlah suatu yang datangnya dari agama. Nabi SAW tidak mendidik para isteri untuk takut kepadanya. Namun didikan sebagai pemimpin rumahtangga yang hebat membuatkan rasa takut itu bertukar menjadi lebih menghormati. Nikmat suasana percintaan itu lebih dihargai apabila suami turut meluang masa bergurau senda dan bermesra seakan-akan baru sehari diijabkabulkan.

Belaian terhadap isteri dapat memupuk kasih antara sesama pasangan. Nabi SAW dalam satu riwayat Ahmad berkata bahawa“ Rasulullah tidaklah setiap hari melainkan baginda selalu mengunjungi isteri-isterinya seorang demi seorang. Rasulullah menghampiri dan membelai mereka secara bergantian”.Adakalanya romantisnya Nabi SAW sehinggakan beliau sengaja bermanja dengan menyandarkan kepalanya kepangkuan isterinya sepertimana yang dipertuturkan Aisyah RA dalam Sahih Bukhari bahawa“Nabi SAW membaca al-Quran (mengulang hafalan) dan kepalanya berada di pangkuanku sedangkan aku dalam keadaan haid”.Bahkan amalan ini berlarutan sehingga detik-detik akhir hayat Rasulullah SAW. Aisyah berkata“ Ketika maut menghampiri Rasulullah SAW, kepala baginda berada diatas pahaku.”Ada suatu hari ketika Aisyah sedang asyik menyaksikan kanak-kanak bermain bersama ibu mereka, datang baginda Nabi SAW mengangkat Aisyah. Lalu baginda mendukung Aisyah di belakang beliau. Aisyah menuturkan bahawa :“Baginda mendirikanku di belakang dan pipiku di atas pipi baginda. Ku letakkan bahuku di atas bahu Rasulullah SAW”.(Bukhari dan Muslim). Begitu juga isteri Nabi SAW sentiasa mendapat kucupan mesra daripada Nabi SAW ketika ingin pergi ke masjid.

Rasulullah bukan seorang yang kaku dan keras. Ia juga seorang manusia yang mempunyai emosi tersendiri. Pemergian baginda telah membuatkan kehangatan rasa rindu di kalangan isterinya. Dikala isteri kesunyian, hadirnya mengungkap keriangan. Sewaktu isteri dalam kedukaan, baginda bukanlah sekadar pemerhati. Namun baginda juga sebagai ubat kedukaan dan kesakitan. Diriwayatkan dari Aisyah bahawa :Nabi Muhammad SAW adalah orang yang penyayang lagi lembut. Baginda akan menjadi orang yang sangat lembut dan paling banyak menemani ketika isterinya sakit.”(Bukhari dan Muslim) Hadirnya Nabi SAW mengubat hati para isteri.

Baginda paling banyak bergurau senda bersama isterinya. Suatu hari datang Saodah (salah seorang isteri Nabi SAW) kerumah Aisyah. Lalu Nabi SAW duduk diantara Aisyah dan Saodah dan meletakkan kaki beliau diatas pangkuan mereka. Ketika Aisyah menjemput Saodah makan, ia menolaknya kerana tidak berselera. Lalu Aisyah berkata :“(Demi Allah), makanlah atau aku akan mengotori wajahmu”.Saodah menolak dengan berkata :Aku tidak akan memakannya”.Lalu Aisyah mengambil makanan dan disapukan ke wajah Saodah. Rasulullah SAW tertawa. Kemudian Rasulullah menyuruh Saodah membalas semula dengan mengotori wajah Aisyah. Setelah Saodah mengotori wajah Aisyah, Rasulullah terus tertawa. (an-Nasai’e, Ibn Abi Dunya) Kisah ini merupakan senda gurau Nabi SAW bersama isteri-isterinya. Pernah juga Rasulullah memujuk Aisyah untuk menghilangkan marahnya dengan sengaja memegang hidung Aisyah seperti dalam riwayat Ibnu Sunni.

Begitu romantisnya rumahtangga Rasulullah SAW. Mungkin inilah rahsia cinta sejati yang kekal ke akhir hayat Nabi SAW. Beramah mesra, bergurau senda, belaian dan sentuhan. Sehinggalah ayat-ayat cinta terukir dari bibir seorang Nabi dengan memanggil panggilan manja terhadap isterinya. Suara indah memanggil “Ya Humaira” kepada Aisyah yang bermaksud “Wahai si putih kemerah-merahan atau Mawar merah”. Membuatkan ikatan itu lebih intim. Adakalanya Nabi SAW memanggil Aisyah dengan singkatan manja “Ya Aisy” yang bermaksud kehidupan ketika mana beliau menyampaikan salam daripada Malaikat Jibril untuk Aisyah RA. Dengan membuang huruf terakhir itu menunjukkan besarnya rasa cinta, kemanjaan dan kesayangan yang ditonjolkan dari Nabi SAW.

Sesungguhnya bersikap romantis sesama isteri itu adalah sunnah Nabi SAW. Kita berharap dengan sunnah ini dapat memupuk ikatan yang lebih erat antara sesama pasangan. Bukanlah sunnah ini suatu yang perlu dimalukan untuk diamalkan. Kepada suami, ayuh mengikut petunjuk Nabi dalam berkasih sayang sesama isteri. Andai isteri berasa pelik dari mana datangnya sikap romantis seorang suami. Adakah suami baru sahaja selesai menamatkan buku novel cinta Romeo dan Juliet. Jawablah dengan manja. Romantis ini bukan dari novel biasa, namun romantis ini datangnya daripada hadis Nabi SAW.  

Friday, August 3, 2012

Sunnah Mencicah Garam Dengan Jari Kelingking


Mengikut cara Rasulullah s.a.w,beliau akan menggaulkan lauk dan nasi dengan tangan kanannya dan kemudian membiarkan sebentar, lalu Rasullah saw akan mengambil sedikit garam menggunakan jari kelingkingnya, lalu Rasullah saw akan menghisap garam itu. Kemudian barulah Rasulullah makan nasi dan lauknya.

Mengapa?

Kerana kedua belah tangan kita ada mengeluarkan 3 macam enzim,tetapi konsentrasi di tangan kanan kurang sedikit dari yg kiri. Ini adalah kerana enzim yg ada di tangan kanan itu merupakan enzim yang dapat menolong proses penghadaman (digestion), ia merupakan the first process of digestion.

Mengapa menghisap garam?

Kerana garam adalah sumber mineral dari tanah yg diperlukan oleh badan kita. Dua cecah garam dari jari kita itu adalah sama dgn satu liter air mineral. Kita berasal dari tanah maka lumrahnya bahan yang asal dari bumi (tanah) inilah yg paling berkhasiat untuk kita. Kenapa garam?

Selain dari sebab ia adalah sumber mineral, garam juga adalah penawar yang paling mujarab bagi keracunan, mengikut doktor, di hospital-hospital , " the first line of treatment for poisoning" adalah dengan memberi Sodium Chloride, iaitu GARAM.

Garam juga dapat menghalang sihir dan makhluk-makhluk halus yang ingin menggangu manusia

Translate

Muhasabah Diri Sebelum Tidur

"Sabda Rasulullah :"Barangsiapa memaafkan kesalahan saudaranya yang Islam, Allah akan mengampuni dosa-dosanya pada hari Kiamat..."
(Hadis Riwayat Ibn Hibban)

بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ
Bismikallahumah Ahya Wa'amut...